21 Feb 2009, TANGERANG - Sekira enam perampok menggasak rumah milik Chandra Eka (34) manager iklan Harian Tangerang, Jawa Pos Grup, yang terletak di Taman Royal, Jalan Pinus 5, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Akibatnya sejumlah ponsel, kartu ATM, dan uang ratusan ribu raib.
Menurut Tuti (30) istri Candra Eka, perampok yang masuk ke dalam rumahnya sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi, berjumlah enam orang. Mereka masuk dengan cara mencongkel jendela depan rumah. Saat itu, diakui Tuti, dirinya sedang menidurkan anaknya yang masih kecil dan tiba-tiba dikagetkan dengan kehadiran perampok yang langsung masuk ke kamarnya.
Lalu para perampok langsung mengalungkan celurit ke leher suaminya yang sedang berbaring, dan langsung mengikat kedua tanganya dengan tali plastik. Begitupula dengan Tuti yang hanya diikat pada kedua kakinya dengan menggunakan tali speaker. "Setelah diikat kami ditutupi dengan selimut dan diancam akan dibunuh jika berteriak," ucapnya di Tangerang, Sabtu (21/2/2009).
Melihat pemilik rumah tidak berdaya, para perampok tersebut dengan leluasa menggasak seluruh isi kamar milik Chandra. Namun para perampok tersebut tidak menemukan barang berharga dan uang dalam jumlah bersar. Para perampok hanya menggasak sejumlah ATM, dan ponsel serta uang ratusan ribu rupiah.
Puas menggasak, para perampok kemudian melarikan diri dengan menggunakan mobil APV warna hitam dan meninggalkan korban dalam keadaan terikat. "Saya sempat berikan kunci mobil, tapi ternyata mobil itu tidak dibawa," ucap Candra.
Melihat rampok meninggalkan rumahnya Tuti berusaha melepaskan ikatan tali di kakinya dan ikatan tali di tangan suaminya. Selanjutnya, korban langsung melapor ke petugas keamanan perumahan setempat.
Hingga kini, belum ada petugas kepolisian yang berada di lokasi kejadian. "Kejadian ini baru kami laporkan ke Polres Metro Kota Tangerang," kata Tuti.
Tambahan info:Perampok Bersenpi Satroni Rumah Wartawan22 Feb 2009, TANGERANG - Malang benar nasib Chandra Eka Agung Wahyudi (30), wartawan koran harian Tangerang ini mengalami nasib nahas dini hari tadi. Kediamannya di Jalan Pinus V, Perumahan Taman Royal, Cipondoh Tangerang dibobol maling. Korban sempat diancam todongan senjata api oleh perampok
Kawanan perampok berjumlah lebih dari enam orang menjarah sejumlah barang berharga diantaranya telepon genggam, CD/DVD, lima buah kartu ATM, dan uang tunai ratusan ribu rupiah.
Seperti dikutip okezone dari situs TMC Polda Metro Jaya, Minggu (22/2/2009), kejadian terjadi sekira pukul 02.00 WIB, Minggu (22/2/2009). Kawanan perampok berhasil masuk ke dalam rumah setelah merusak pagar besi dan jendela di samping pintu utama.
Mendengar suara gaduh, Chandra terbangun dari lelapnya. Namun begitu keluar dari kamar, perampok melumpuhkannya. Chandra diikat kedua kaki dan tangannya, sementara mulutnya ditutup menggunakan lakban.
Salah seorang perampok berbadan tegap, bahkan sempat mengancam membunuh Chandra. Pelaku itu menodongkan senjata api ke arah korban agar korban tak berkutik. "Logat orang itu khas daerah Sumatera," kata dia.
Sumber:
http://news.okezone.com/read/2009/02/22/1/195082/1/perampok-bersenpi-satroni-rumah-wartawan